Thursday, December 23, 2010

Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) Sulteng


Letak

Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) tertetak sekitar 20 km arah Tenggara kota Palu (menuju Kulawi atau Napu). Secara Geografis terletak pada 1190 58' - 1200 16' Bujur Timur dan 1° 8'- 10 3 Lintang Selatan. Secara Administratif pemerintahan, taman nasional ini teletak di wilayah Kabupaten Donggala dan Sigi. Di bagian utara, berbatasan dengan Dataran Lembah Palu dan Dataran Lembah Pablo, sebelah timur berbatasan dengan Dataran Lembah Napu, sebelah selatan dengan Dataran Lembah Bada, dan sebelah barat dengan Sungai Lariang dan dataran Lembah Kulawi.


Dasar Hukum

Secara hukum, Taman Nasional Lore Lindu dikukuhkan oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan melalui Keputusan No. 464/Kpts-Il/1999 tanggal 23 Juni 1999 dengan luas kawasan 217.991,18 ha. Sedangkan untuk pengelolaanya, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.03/Menhut-II/2007, sejak Tanggal I Februari 2007, diserahkan kepada Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.


Geologi

TNLL terletak di sekitar pertemuan lempengan benua yang membentuk pulau sulawesi. Efek dan benturan lempengan mi membentuk kawasan TNLL sehingga daerah mi merupakan pertemuan flora dan fauna dan masing-masing lempengan. Akibat dart adanya penyatuan lempeng tersebut, tidak mengherankan jika di TNLL banyak terdapat lipatan dan perubahan bentuk dan massa daratan sejak pulau mi terbentuk pertama kali. Keadaan tanah di TNLL bervariasi dan yang belum berkembang (entisol), sedang berkembang (inseptisol hingga yang sudah berkembang (alfisol dan sebagian kedil ultisol.

Iklim

Secara keseluruhan, curah hujan di TNLL bervariasi antara 2000-3000 mm/tahun di bagia utara dan 3.000-4.000 mm/tahun di bagian Selatan. Suhu bekisar antara 22-34°C. Rata-rata kelembaban udara adalah 86% dengan kecepatan angin rata-rata 3,6 km/jam.

Flora

Tumbuh-tumbuhan Sulawesi yang kaya dan endemik merupakan satu dan yang paling sedikit dipelajari dan pulau-pulau utama Indonesia, balk dabam hal komposisi taksonomi serta karakteristik-karakteristik ekologi. Distribusi geografis dan tipe vegetasi bergantung pada banyak faktor lingkungan, seperti ketinggian, temperatur, curah hujan, drainase, dan kondisi-kondisi tanah.

Secara umum, hutan TNLL dibagi kedalam 3 tipe hutan utama, sebagai berikut:

Hutan Dataran Rendah (Lowland Forest) tipe hutan mi berada pada kawasan hutan dengan ketinggian dibawah 1.000 mdpl. Jenis tumbuhan yang dapat ditemui di kawasan mi, antara lain: Rotan (Callamus spp.), Beringin ((Ficus spp.), pohon raksasa Leda (Eucalyptus deglupta), Aren penghasib bahan gula (Arenga pinnata), Kepayang (Pangium edule)sertajenis Artoca,pusspp. yang kulitnya biasa digunakan sebagai bahan pembuat pakaian kulit potion (dalam bahasa bokab : fuya).
Hutan Pegunungan Rendah
Pada ketinggian antara 1.000 s/d 1.500 mdpl dapat dijumpai tipe hutan pegunungan bawah. Di kawasan mi pohon tumbuhlebih pendekdengan diameteryang lebih kecil. Jenis flora yang tumbuh di kawasan mi, antara lain : Berbagai Epiphyte termasuk 88 spesies anggrek yang tebah diketahui,jenis pakis yaitu Asplenium sp. dan Platycerium sp., terdapat juga Pohon Uru dan Damar (Agat his dammara).
Hutan Kayu Alpin
tipe hutan ini terdapat pada ketinggian diatas 2.000 mdpl. Daun-daun tumbuh kecil. Lumut tumbuh tersebar menutupi Iantai hutan. Kabut menjaga udara tetap lembab. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan pencucian hara tanah (Nitrogen), sehingga kesuburan tanah berkurang. Spesies kantung Semar (Nepenthes sp.) Mendapat tambahan nutnsi dengan menjebak serangga yang masuk kedalam bunganya.

Hutan Sekunder. Selain tiga tipe utama di alas, terdapat pula hutan sekunder, yaitu hutan yang telah pernah dibersihkan untuk perladangan berpindah, kemudian ditumbuhi vegetasi sekunder, seperti Cemara (Casuarina sumatrana) serta tegakan campuran antara Wanga (Figafetta filans) dan Leda (Eucalyptus deglupta).

Fauna

Taman Nasional Lore Lindu juga kaya dengan fauna khas Sulawesi dan sudah dikenal di kalangan internasional, diantaranya sebagai benkut:

Mamalia: Anoa (Bubalus depressicomis dan Bubalus quarlessi), babi rusa (Babyrusa babyrousa), Palanger Sulawesi (Phalanger celebencis), Tarsius (Tarsius dianae), Monyet Sulawesi (Macaca tonkeana), Cifet (Macrogalidia musschenbroeckii).

Burung: Maleo (Macrocephalon maleo), Rangkong (Rhyticeros cassidix), Elang Sulawesi (Spizaetus lanceolatus) dan burung pegunungan lainnya.

Reptilia : Ular Piton (Python reticulatus), King Kobra (Ophiophagus hannah), Ular Pembalap (Elapheeiythrura dane.jansen) dan 64 jenis ular lainnya. Ditemukan juga 21 jenis cicak besar.

Serangga: Berbagi jenis serangga seperti kupu-kupu, kumbang dan berbagai serangga lainnya.

Budaya

Masyarakat yang hidup di sekitar kawasan TNLL sebagian besar merupakan suku ash, yang terdiri atas Suku Kaili (Kaili Ledo, Kaili Ija, Kaili Ado, kaili Moma, Kaili Tohulu dan Kaili Da'a),

Kulawi, Behoa, Pekurehua dan Bada.Selain suku ash, terdapatjuga para pendatang, seperti suku Bugis, Jawa, Toraja dan Bali. TNLL juga kaya akan berbagai budaya kesenian masyarakat, seperti tarian rego.

Megalith

Keunikan lain yang dimiliki oleh TNLL adalah adanya Megalith atau Batu besar peninggalan prasejarah pada zaman batu. Batu-batu tersebut diperkirakan barasal dan masa 3.000-1.300 SM. Terdapat sekitar 419 Megalith yang tersebar di dalam dan sekitar kawasan TNLL, dengan nncian :43 di daerah Lore Utara, 306 di Lore Tengah, 57 di Lore Selatan dan 13 buah di Kulawi.

Patung-patung megalith mi diperkirakan sebagai patung-patung pemujaan para nenek moyang. Patung megalith yang tertinggi berukuran 4 meter, tetapi kebanyakan berukuran 1,5 sampai 2,5 meter. Ada 5 klasifikasi megalith, yaltu : patung-patung batu, kalamba, tutu'na, batu dakon dan bentuk lainnya.

Obyek Wisata

Terdapat berbagai obyek wisata alam yang sangat menank di kawasan TNLL, seperti Panorama alam Danau Lindu, Air terjun Wuasa, Danau Tambing, jalur track wisata, lokasi birdwatching, lokasi pengamatan satwa, Camping ground, dan Megalith.

Tuesday, November 30, 2010

Mountain's In Central Celebes


Daftar 26 nama-nama gunung yang terdapat di Sulawesi Tengah

1. Gunung Nokilalaki Memiliki Tinggi 2355 Mdpl
2. Gunung Butumpu Memiliki Tinggi 2.400 Mdpl

3. Gunung Daku Memiliki Tinggi 2.304 Mdpl

4. Gunung Dali Memiliki Tinggi 2.253 Mdpl

5. Gunung Dampal Memiliki Tinggi 2.304 Mdpl

6. Gunung Gawalise Memiliki Tinggi 2.023 Mdpl

7. Gunung Gentilomatinan Memiliki Tinggi 2.207 Mdpl

8. Gunung Kulawi Memiliki Tinggi 3.311 Mdpl


Tuesday, November 23, 2010

Sejarah Danau Lindu Sulawesi Tengah



suatu hari kapal yang membawa Sawerigading sepulang dari perjalanan ke tanah China untuk mengawini tunangannya We Cudai berkunjung ke laut kaili. Saat itu di tanah kaili terdapat beberapa kerajaan lokal yang berdaulat mulai dari Banawa, Bangga hingga Sigi. Setelah berkunjung ke Ganti, ibu kota kerajaan Banawa, Sawerigading berlayar ke arah selatan menuju pantai negeri sigi-pulu, dalam wilayah kerajaan sigi. Perahu Sawerigading berlabuh dipantai Uwe mebere, yang sekarang ini bernama Ranaromba. Kerajaan sigi dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Ngginayo atau Ngilinayo yang berparas cantik dan namun belum menikah. Sawerigading terpikat oleh kecantikannya dan langsung mengajukan pinangannya untuk menjadikannya permaisuri, untuk memenuhi permintaanya Ngginayo mensyaratkan agar ayam aduan sawerigading yang bernama Baka Cimpolong terlebih dahulu mengalahkan ayam aduan raja sigi yang bernama Calabai, syarat itu disetujui Sawerigading , sehingga disepakatilah suatu waktu untuk menggelar upacara adu ayam sekembali dari kunjungan sawerigading kepantai barat, sambil di persiapkan arena (wala-wala) adu ayam.
Dipantai barat perahu Sawerigading berlabuh dipantai kerajaan Bangga, yang dipimpin oleh raja Wambulangi seorang perempuan yang bergelar Magau Bangga.dengan magau Bangga Sawerigading mengikat perjanjian persahabatan.

Monday, November 15, 2010

Aku Suka Kata-Kata Soe Hok Gie



“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”


“Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia. “


“Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.”

Sunday, October 3, 2010

Terima Kasih Petualang

Ada yang berubah dalam diri ini
tertanam dalam jiwa yang memberontak
selembar benang tipis yang memisahkan hitam dan putih
yang memberikan kekuatan untuk menjalaninya

"pendaki" ...
membawa pembaharuan dalam hidup-ku. Ada yang kembali, yang dulu hilang entah kemana. Banyak manis ku cicipi disini, dengan 1001 macam karakteristik yang membina diri ini. Membentuk pribadi yang semakin ku-kagumi, oh...betapa berarti-nya kau untuk-ku. Hari-demi hari kau terus memberikan gelembung-gelembung kehidupan dalam darah yang mengalir ditubuh-ku, satu persatu meresap dalam butiran-butiran cinta. Perlahan-lahan membentuk sebuah keyakinan tersendiri. Asa yang terbawa selama ini memenuhi relung-relung jiwa yang merdeka. Bebas mengungkapkan apa yang hendak dikatakannya.
Sahabat...
terima kasih atas semua kebaikan dan kebahagiannya yang kalian berikan untuk-ku, yang mengisi diary hidupku, yang menyemarakan warna-warna indah dalam diriku. Tak ada yang bisa kuberikan kepada kalian, hanya cinta dan sayang yang tulus ku-persembahkan, hanya do'a dan harapan yg terucap untuk-mu, sahabat...
Tuhan...
semoga kau limpahkan kebaikan-kebaikan untuk sabahat-sahabatku. Seperti yang mereka berikan pada-ku. semoga Engkau taburi mereka dengan cinta dan sayang, seperti yang mereka lakukan untuk-ku.
Tuhan...lindungilah mereka yang kucinta, amin

Mapala Sulawesi Tengah
















Nama-nama Mapala Yang ada di Sulawesi Tengah :

Kota Palu
1. Mapatala Universitas Tadulako :

a. Sagarmatha Fak. Pertanian

b. Lalimpala Fak. FKIP

c. Mapatechno fak. Tehnik

d. Galara Fak. Ekonomi

e. Kumtapala Fak. hukum

f. Pawana Fak. MIPA

g. Santigi Fak. FISIP

2. Mapascal STIMIK Adi Guna
3. Muhibulbiah STAIN
4. Mahacita STIE

5. Mahacakti STISIPOL

6. Sagapala STIMIK Bina Mulya

7. Masapi UNISA


Kota Parigi
1. Mapastiham STIH-HAM

Kota Luwuk
1. Mapatika UNTIKA

2. Mapalamu Muhammadiah

Kota Poso
1. Madicus UNSIMAR


Kota Toli-Toli
1. Mapaseto


(ket : Minta maaf buat teman- teman yang nama mapalanya belum ada, soalnya daftar ini hanya menurut informasi dari mulut ke mulut aja...)

Olovatu River Tubing

Booking Now..