Thursday, January 3, 2013

Awal Kata LIBUNTOLARE


 Kata Libuntolare sebenarnya adalah istilah yang dipopulerkan oleh salah satu pemuda asal Omu yaitu “Mudhy” bagi orang-orang yang tidak tahu tentang aturan, seperti membuang angin sembarang, kelewatan bermain atau sifat-sifat yang lainnya dan bisa di anggap seperti kelakuan orang yang kampungan (Tolare). Ari kata Libuntolare sendiri adalah penggalan dari tiga buah kosa kata yang berasal dari bahasa kaili yaitu Libu yang artinya Sekumpulan, Nto yang artinya Dari, dan Lare adalah nama sebuah kampong, yang diartikan sebagai “Kumpulan Masyarakat

Sunday, October 14, 2012

Deva Felem (Libuntolare Production)

Produser : Tanwir

Sutradara : Fauzan

Cameramen : Ronald

Editor : Jaka

Sinopsis Singkat

Film ini menceritakan tentang bertemunya kembali sekumpulan sahabat-sahabat lama yang dimana mereka telah disibukan dengan berbagai aktifitas masing-masing.  Bermula dari liburan semester oleh  salah seorang diantara mereka yang ingin mengajak kembali sahabatnya mendaki  bersama sekalian untuk  menghangatkan kembali situai saat SMA dahulu. Ternyata mengulangi masa lalu yang harmonis itu tak segampang dengan yang mereka pikirkan.

Cerita ini mengambil lokasi pengambilan gambar dengan indahnya pemandangan  serta kayanya sumber daya alam yang berada di Sulawesi Tengah. Film pertama Produksi “KarampuaLibuntolare”.

Go Green Film


Produser : Dadank Elvansyah

Sutradara : Fauzan

Cameramen : Ronald

Sinopsis Singkat

Film pendek yang berdurasi 4 menit ini menceritakan begitu pedulinya seorang gembel terhadap lingkungan walaupun ia sendiri tak tau makna Go Green, perilaku pedulinya dengan lingkungan ia lakukan dengan aktifitas kehidupannnya sehari-hari dibandingkan dengan sekelompok pemuda yang  mengatasnamakan mereka sebagai pecinta alam dimana hanya berupa teori saja yang sering mereka umbar tapi tidak dengan tindakan. Di film yang mengambil subjek pertama dengang seorang kutu buku ini mengambil lokasi pengambilan gambar di sebuah taman kota.
Libuntolare Production 2012 

Go Green

Wednesday, October 10, 2012

Contoh Desain Kaos



Info Jalur Gunung Nokilalaki (Sulteng)


Nokilalaki, gunung yang mempunyai tinggi sekitar 2360 Mdpl ini menjadi awal perjalanan di bulan Oktober kami. Dari Kota Palu sekitar jam 15.00 kami menempuh perjalanan dengan mengendarai sepeda motor ke Desa Tongoa Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

Sesampainya kami Di Desa Tongoa jam 17.30, agak lama memang karena kami sempat berhenti karena hujan yang mengguyur di daerah Palolo. Biasanya waktu tempuh dari Kota Palu hingga ke desa Tongoa hanya memakan waktu 75 menit. Desa Tongoa sendiri adalah tempat dimana untuk memulai titik start pendakian Ke Puncak Gunung Nokilalaki, tepatnya pada jalan setapak di samping Rumah Makan ……… pada ketinggian 820 Mdpl .

Saat itu kami memulai pendakian pada jam 18.15, berhubung karena jarak ke pos 1 sangat dekat yaitu sekitar 2,29 Km dengan memakan waktu sekitar 1 Jam, selain itu juga jalur menuju ke pos 1 sangat jelas yang juga bisa dikendarai dengan 

Wednesday, September 19, 2012

Biografi Bob Marley

Robert Nesta "Bob" Marley (lahir di Nine Mile, Saint Ann, Jamaika, 6 Februari 1945 – meninggal di Miami, Florida, Amerika Serikat, 11 Mei 1981 pada umur 36 tahun) adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, dan musisi reggae berkebangsaan Jamaika. Bob Marley sampai saat ini dikenal di seluruh dunia sebagai musisi reggae yang paling tersohor dalam dunia musik reggae. Dia diakui perannya dalam memopulerkan dan menyebarkan musik Jamaika dan Gerakan Rastafari ke seluruh dunia. [1]
Bob Marley adalah gitaris, vokalis, dan pencipta lagu dalam grup musik The Wailers (1964–1974) dan Bob Marley & The Wailers (1974–1981) yang beraliran ska, rocksteady dan reggae.

Biografi
Kapten Norval Sinclair Marley adalah seseorang yang berperawakan kecil. Ia adalah seorang pengawas tanah perusahaan Crown Lands, milik Pemerintahan Inggris yang telah menjajah Jamaika sejak tahun 1660-an yang terletak sebelah utara pulau itu.

Tuesday, September 4, 2012

Info Jalur Gunung Sidole (Sulawesi Tengah)


Gunung sidole merupakan salah satu gunung yang sering di daki oleh para pendaki yang berada di Kota Palu dan sekitarnya, tetapi jarang para pendaki diluar Sulawesi tau akan gunung ini. Gunung yang terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong ini memiliki ketinggian sekitar 2099 Mdpl, karena terletak di daerah perbatasan, gunung ini banyak memiliki jalur pendakian untuk sampai di puncaknya.
Apabila di daki dari sisi barat/Kabupaten Donggala bisa melalui Desa Wani dan Desa Toaya sedangkan jika di daki dari sisi timur/Kabupaten Parigi moutong bisa melalui Desa Marantale, Desa Towera, dan Desa Alo’o (sumber : Ojan Rajawali dan WAPA Virus). Untuk disaat sekarang para pendaki hanya banyak menggunakan jalur dari Desa Aloo yang terletak di Kec. Ampibabo, Kab. Parigi moutong. 

Olovatu River Tubing

Booking Now..