Thursday, April 4, 2013
Sekilas Tentang Gunung Tambora
Gunung
yang memiliki nilai sejarah ini, terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat
(NTB), tepatnya di Pulau Sumbawa, Kabupaten Dompu.
Tambora
namanya yang berasal dari dua suku kata yaitu, Tam yang artinya Orang dan Bora adalah Hilang, maka dari itu pengertian
Tambora adalah Orang Hilang. Konon disekitar pegunungan Tambora terdapat 25
kerajaan diantaranya, kerajaan Bima, Kerajaan Gowa dan masih banyak lainnya.
Setelah meletusnya Tambora pada tahun 1815, banyak kerajaan-kerajaan yang
tertimbun disekitar lembah pegunungannya, oleh karena itu Tambora mempunyai
arti “Orang Hilang”.
Selain
daripada itu, meletusnya Tambora
Tuesday, March 26, 2013
Thursday, January 3, 2013
Awal Kata LIBUNTOLARE
Kata Libuntolare sebenarnya adalah
istilah yang dipopulerkan oleh salah satu pemuda asal Omu yaitu “Mudhy” bagi
orang-orang yang tidak tahu tentang aturan, seperti membuang angin sembarang,
kelewatan bermain atau sifat-sifat yang lainnya dan bisa di anggap seperti
kelakuan orang yang kampungan (Tolare). Ari kata Libuntolare sendiri adalah
penggalan dari tiga buah kosa kata yang berasal dari bahasa kaili yaitu Libu
yang artinya Sekumpulan, Nto yang artinya Dari, dan Lare adalah nama sebuah
kampong, yang diartikan sebagai “Kumpulan Masyarakat
Sunday, October 14, 2012
Deva Felem (Libuntolare Production)
Produser
: Tanwir
Sutradara
: Fauzan
Cameramen
: Ronald
Editor
: Jaka
Sinopsis
Singkat
Film ini
menceritakan tentang bertemunya kembali sekumpulan sahabat-sahabat lama yang
dimana mereka telah disibukan dengan berbagai aktifitas masing-masing. Bermula dari liburan semester oleh salah seorang diantara mereka yang ingin
mengajak kembali sahabatnya mendaki
bersama sekalian untuk menghangatkan
kembali situai saat SMA dahulu. Ternyata mengulangi masa lalu yang harmonis itu
tak segampang dengan yang mereka pikirkan.
Cerita ini
mengambil lokasi pengambilan gambar dengan indahnya pemandangan serta kayanya sumber daya alam yang berada di
Sulawesi Tengah. Film pertama Produksi “KarampuaLibuntolare”.
Go Green Film
Produser : Dadank
Elvansyah
Sutradara :
Fauzan
Cameramen :
Ronald
Sinopsis Singkat
Film
pendek yang berdurasi 4 menit ini menceritakan begitu pedulinya seorang gembel
terhadap lingkungan walaupun ia sendiri tak tau makna Go Green, perilaku
pedulinya dengan lingkungan ia lakukan dengan aktifitas kehidupannnya
sehari-hari dibandingkan dengan sekelompok pemuda yang mengatasnamakan mereka sebagai pecinta alam
dimana hanya berupa teori saja yang sering mereka umbar tapi tidak dengan
tindakan. Di film yang mengambil subjek pertama dengang seorang kutu buku ini
mengambil lokasi pengambilan gambar di sebuah taman kota.
Libuntolare Production 2012
Go Green
Wednesday, October 10, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
“Batu Gantung dengan Sejuta Permata” Gunung Gawalise yang mempunyai ketinggian kurang lebih 2023 Mdpl merupakan gunung yang jalurnya bis...
-
N okilalaki, gunung yang mempunyai tinggi sekitar 2360 Mdpl ini menjadi awal perjalanan di bulan Oktober kami. Dari Kota Palu sekitar ...






